Tuesday, August 16, 2022
HomeGlossaryPPengungsi: Refugees atau Internally Displaced Person's (IDP's)?

Pengungsi: Refugees atau Internally Displaced Person’s (IDP’s)?

Pengertian pengungsi dalam bahasa Indonesia sebenarnya memiliki permasalahan yang unik. Pengungsi telah mencakup apa arti dari refugees dan IDP’s. Tetapi untuk mempermudah membedakan keduanya, refugees lebih sering disebut dengan pengungsi yang melintasi batas-batas negara sedangkan IDP’s adalah pengungsi internal. Pembedaan ini bertujuan agar lebih jelas dalam pertanggungjawaban.

Untuk lebih jelasnya, kita lihat lagi definisi dari masing-masing kata tersebut

Refugees (pengungsi lintas batas)
Pengungsi lintas batas adalah seseorang yang karena rasa takut yang wajar akan dianiaya, berdasarkan ras, agama, kebangsaaan, pada suatu kelompok sosisal tertentu atau pandangan politik, berada diluar kebangsaannya, dan dan tak bisa atau, karena rasa takut itu tidak berkehendak berada dalan negeri tersebut. (Konvensi 1951, Status Pengungsi)

Contoh :
1. Masyarakat Timor-Timur yang masuk ke dalam Wilayah Indonesia. Mereka masuk dalam kategori pengungsi lintas batas negara karena mereka masuk ke dalam wilayah Indonesia.
2. Ribuan rakyat Afghanistan melakukan pengungsian ke Wilayah Pakistan dan India untuk menghindari perang antara Amerika Serikat beserta Sekutu dan Tentara Taliban.

Internally Displaced Person’s (pengungsi Internal)
Pengungsi internal adalah orang-orang atau kelompok-kelompok orang yang dipaksa atau terpaksa melarikan diri atau meninggalkan rumah mereka atau tempat mereka dahulu biasa tinggal, terutama akibat dari, atau dalam rangka menghidar dari dampak konflik bersenjata, situasi rawan yang ditandai maraknya tindak kekerasan secara umum, pelanggaran HAM, bencana alam, atau bencana akibat ulah manusia, dan yang tidak melintasi perbatasan negara yang diakui secara internasional. (OCHA, Juli 2001)

Contoh :
1. Masyarakat Aceh yang harus mengungsi ke beberapa tempat seiring dengan meningkatnya kekerasan di Aceh
2. Pengungsian besar-besaran etnis Madura ketika terjadi tragedi Kalimantan Tengah pada Februari 2001. Mereka meninggalkan Kalimantan Tengah menuju ke Jawa Timur dan Pulau Madura akibat tragedi tersebut.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular